Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) IPB University Siap Jalankan Hilirisasi Invensi

Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) IPB University Siap Jalankan Hilirisasi Invensi

Puluhan Calon Perusahaan Pemula berbasis Teknologi (CPPBT) IPB University siap menjalankan hilirisasi invensi melalui program CPPBT tahun 2020. Hal tersebut terlihat dari antusiasnya peserta dalam menghadiri Sosialisasi dan Sharing Session Program CPPBT 2020 yang dilaksanakan di Science Techno Park, Kampus Taman Kencana Bogor, Selasa (10/3).

Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual IPB University, Dr Ir Syarifah Iis Aisyah menyampaikan sejak tahun 2016, IPB University berhasil meloloskan 17 Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi. Ia berharap tahun ini akan lebih banyak lagi yang lolos dalam tahapan seleksi Calon Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) sehingga peserta akan mendapat pendanaan untuk hilirisasi produk. “Dengan demikian saya berharap invensi-invensi ini dapat berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya.

Prof Dr Ir Erika Budiarti Laconi, MS, Wakil Rektor Bidang Inovasi, Bisnis dan Kewirausahaan IPB University menyampaikan tantangan yang dihadapi saat ini adalah dari 39 persen inovasi IPB University tidak langsung bisa digandeng oleh industri sehingga inovasi tersebut belum bisa hilirisasi produksi di tingkat bisnis. Untuk itu ia menyampaikan ke depan invensi harus bisa menuju inovasi yang marketable. Dengan demikian produk perlu dirancang dari awal supaya ada nilai tambah yang dapat meningkatkan pintu masuk menuju marketable baik bisnis maupun sosial.

Satu hal juga ditegaskan oleh Prof Erika bahwa para pengusaha pemula yang menggunakan inovasi IPB
University harus menghargai para inovator, dengan mendaftarkan inovator sebagai komisaris atau CEO. Ia menyebutkan pihaknya sedang berjuang meningkatkan kawasan Science Techno Park ke Bappenas agar bisa membangun gedung untuk hiliriasi invensi. Ia berharap tahun 2023 mendatang sudah dibangun gedung tersebut.

Kepada para peneliti, Prof Erika mengajak untuk saling bergandengan melakukan karya berbasis institusi. Agar semua dapat men-generate income untuk pengembangan bersama dan terus mengembangkan teknologi inovasi. IPB University memiliki tiga poin kekuatan yaitu dari food beverages, biopartikel dan biomedical. Unggulan tersebut diharapkan tidak sampai berpindah ke perguruan tinggi lain.

Sementara itu, Retno Sumekar, Direktur Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Kemenristekdikti menjelaskan terkait program CPPBT tahun 2020. Ia menjelaskan bahwa Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi adalah calon usaha yang dibangun berbasis teknologi inovasi yang produknya sudah siap dihilirisasi dan komersialisasi dengan kata lain tidak dalam penelitian dan pengembangan yang berasal dari perguruan tinggi. “Invensi harus bisa bermuara ke industri. Selama pengalaman lima tahun terakhir dalam memberikan pendanaan melalui program CPPBT ke perguruan tinggi seluruh Indonesia, saya selalu mencermati, invensi terbaik dihasilkan oleh IPB University. Untuk itu IPB University
harus menjadi contoh untuk perguruan tinggi yang lain,” ucapnya. (dh/RA)

 

Sumber: IPB Today Vol. 325 Tahun 2020