IPB INNOVATION & ENTREPRENEURSHIP EXPO (IIEE) 2018

IPB INNOVATION & ENTREPRENEURSHIP EXPO (IIEE) 2018

Inovasi dan kewirausahaan menjadi kata kunci penting untuk peningkatan daya saing suatu bangsa, dimana peran inovasi bidang teknologi dan sosial menjadi sangat penting untuk terus ditingkatkan. Melalui berbagai program pengembangan perusahaan rintisan (start-up), IPB berusaha mempercepat proses hilirisasi hasil riset (inovasi) yang sudah dirasakan manfaatnya dalam mendukung pembangunan pertanian dalam arti luas. Pengembangan model kewirausahaan berbasis inovasi teknologi dan sosial (techno-socio-entrepreneurship) di IPB memerlukan dukungan infrastruktur dan kelembangaan yang mapan termasuk didalamnya regulasi yang mendukung.

Jum’at – Minggu, 5 – 7 Oktober 2018 Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui Direktorat Inovasi dan Kewirausahaan kembali menggelar kegiatan IPB Innovation and Entrepreneurship Expo (IIEE) di Botani Square. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Dies Natalis IPB yang ke-55 ini bertujuan untuk menampilkan, memperkenalkan dan mengkomunikasikan inovasi IPB kepada masyarakat secara luas dan mitra. Mengusung tema Dies Natalis IPB ke-55 “Pertanian 4.0 untuk Kedaulatan Pangan”, kegiatan IIEE ini diharapkan dapat meningkatkan knowledge flow dan menumbuhkembangkan kewirausahaan berbasis inovasi teknologi dan sosial (techno-socio-entrepreneurship) serta mendiskusikan isu terkini terkait peluang wirausaha dan model bisnis baru di era disrupsi berbasis teknologi dan inovasi sosial (talk show).

Rektor IPB mengunjungi salah satu stand peserta IIEE

Pameran merupakan fokus kegiatan dalam penyelenggaraan IIEE 2018 yang memperkenalkan kepada masyarakat secara luas, terutama masyarakat di sekitar Bogor, mengenai riset yang dilakukan dan hasil riset/produk yang telah dihasilkan oleh Institut Pertanian Bogor. Terdapat 29 stand yang terdiri atas 16 stand produk inovasi dan 13 stand produk kewirausahaan. Jumlah inovasi yang ditampilkan pada kegiatan ini berjumlah 57 yang dihasilkan oleh 35 inovator/dosen IPB. Adapun Wirausaha Mahasiswa/Alumni IPB yang mengikuti pameran ini berjumlah 26 orang dengan 33 jenis produk. Satuan Usaha Akademik IPB dan Agribusiness Development Station (ADS) IPB juga turut serta dalam kegiatan IIEE tahun ini.

Selain pameran, dalam rangkaian kegiatan acara IIEE 2018 ini juga diselenggarakan kegiatan business meeting yang mempertemukan 18 inovator (21 produk) dengan 35 calon investor. Business meeting ini terbagi atas 5 klaster, yaitu (1) Klaster Pangan; (2) Klaster Energi dan Mesin; (3) Klaster Biomedis; (4) Klaster Pakan dan Bio-fertilizer; (5) Klaster Material maju dan lain-lain. Pada acara ini, setiap inovator atau perwakilannya memaparkan potensi bisnis produk inovasi yang sudah memasuki commercial trial dan uji validasi pasar. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi mitra terkait untuk memperoleh masukan dan atau tanggapan dari mitra potensial/investor terhadap produk yang ditawarkan.

Entrepreneur Talkshow diselenggarakan sebagai daya tarik perhatian pengunjung agar dapat mengunjungi acara IIEE 2018. Terdapat lima orang narasumber wirausahawan muda sukses yang merupakan Alumni IPB yang dihadirkan dalam kegiatan talkshow ini. Para narasumber tersebut adalah: Rizal Fahreza (Pendiri Eptilu), Sandi Octa Susila (Pendiri Mitra Tani Parahyangan), Annisa Hasanah (Pendiri Ecofunopoly), Eky Sulistio. A. Md (Pendiri J’rami Farm) dan Reni Armaidah (Pendiri Saesha Mask). Masing – masing narasumber berbagi pengalaman mereka dalam berwirausaha dan mendirikan perusahaan sehingga bisa menjadi sukses seperti saat ini. (NN)

 

Unduh berita ini