IPB Berbagi Pengalaman dengan Universitas Indonesia dalam Proses Komersialisasi Inovasi

IMG20140625030

Bogor, 25 Juni 2014 – Institut Pertanian Bogor (IPB) menerima kunjungan studi banding dari Universitas Indonesia. Kunjungan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dalam kegiatan komersialisasi inovasi yang telah dihasilkan oleh perguruan tinggi khususnya IPB. Berlokasi di PT. Bogor Life Science dan Technology (PT. BLST), rombongan dari Universitas Indonesia disambut oleh Kasubdit HKI dan Inovasi, Direktorat Riset dan Inovasi, Dr. Deni Noviana. Rombongan dari Universitas Indonesia berjumlah sepuluh orang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan dan Kerjasama Industri, Prof. Siti Setiati. Selain beliau, turut hadir juga dalam rombongan Direktur Kemitraan dan Inkubator Bisnis, Prof. Wiku Adisasmito, ditemani oleh Kasubdit dan staf dari Direktorat Kemitraan dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia. Peserta dari IPB yang turut berpartisipasi pada acara tersebut diantaranya Direktur PT. BLST – Dr. Meika Syahbana Rusli, Kepala Pusat Inkubator Bisnis dan Pengembangan Kewirausahaan (IncuBie) – Prof. Memen Surahman, Kepala Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT) – Dr. Darda Efendi, Kasubdit Pengendalian Bisnis Direktorat Pengembangan Bisnis – Dr. Heri Ahmad Sukria, perwakilan inventor – Prof. Clara M. Kusharto, perwakilan dari IPB Press, dan staf Direktorat Riset dan Inovasi.

Dalam kunjungan tersebut, IPB maupun Universitas Indonesia saling menjabarkan kegiatan komersialisasi yang telah dilakukan oleh kedua belah pihak dan dilanjutkan dengan diskusi. Selain itu, PT. BLST IPB sebagai holding company IPB juga mempresentasikan company profile PT. BLST untuk memberikan gambaran bahwa IPB telah memiliki perusahaan yang berdiri secara mandiri dan memiliki kewenangan untuk mengelola asetnya secara komersial. Kegiatan kunjungan ini diakhiri dengan site visit ke PT. IPB Press dan Pusat Studi Biofarmaka. Pada kedua lokasi ini, tim Universitas Indonesia memperoleh informasi mengenai pengelolaan penerbitan buku yang dilakukan oleh IPB. Pusat Studi Biofarmaka sebagai salah satu Pusat Unggulan Iptek yang ditetapkan oleh Kementerian Riset dan Teknologi telah menjalankan proses komersialisasi atas hasil rsietnya di bidang herbal dengan mendirikan satu perusahaan (PT Biofarindo).