IPB University Gandeng 4 Perusahaan untuk Komersialisasikan Inovasinya

IPB University Gandeng 4 Perusahaan untuk Komersialisasikan Inovasinya

Wakil Rektor bidang Inovasi, Bisnis dan Kewirausahaan, Prof Dr Erika B Laconi mengatakan bahwa 40 persen inovasi Indonesia Paling Prospektif yang dinilai oleh Business Innovation Center (BIC) merupakan karya peneliti IPB University. Seluruh inovasi ini tidak akan dijual lepas namun akan dikomersialisasikan dengan cara kemitraan.

“Kerjasama ini untuk membuka pasar. Setelah hasil inovasi diproduksi, kita perlu media yang bisa membantu membuka pasar. Selain itu kami pun akan membantu menjembatani dengan BPOM. Dalam waktu dekat, produk-produk inovasi IPB University juga bisa ditemukan di terminal tiga Bandara Internasional Soekarno Hatta dan Taman Mini Indonesia Indah,” ujarnya. Menurutnya, saat ini ada 398 karya inovasi baru yang dihasilkan IPB University. Ini peluang untuk ditindaklanjuti oleh perusahaan.

Produk inovasi yang akan dikomersialisasikan bersama dengan empat perusahaan tersebut yakni benih cabe dan tomat, inovasi produk lele dumbo (Clarias sp ), pengkilap daun, bio hara dan inovasi pengalengan daging.

Dalam kesempatan ini, Ir Dadang Syamsul Munir, MM selaku Direktur PT Botani Seed Indonesia menyampaikan bahwa peluang pasar benih unggul hasil inovasi IPB University sangat besar. Berdasarkan pengamatan, permintaan pasar terhadap varietas bibit hasil inovasi IPB University sangat tinggi.

Hal serupa disampaikan oleh Direktur CV Mitra Tani Farm, Budi Susilo Setiawan. Ia berharap inovasi pengalengan hasil peternakan bisa jadi penggerak market yang lebih luas. Dengan sentuhan teknologi produknya dapat tersaji dimana-mana bahkan bisa langsung ekspor. (dh/Zul)

 

Sumber: IPB Today Vol 315 Tahun 2020