Peluncuran Inovasi IPB Terpilih dan Bakti Sosial Lingkar Kampus

Foto_Launching_Inovasi 

Jum’at, 5 September 2014, Institut Pertanian Bogor (IPB) meluncurkan inovasi IPB terpilih dan bakti sosial lingkar kampus di Agribusiness Development Station (ADS), Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Bogor. Kegiatan yang bertema “Diseminasi dan Difusi Inovasi IPB untuk Mendukung Pengarusutamaan Pertanian” merupakan rangkaian Dies Natalis IPB ke-51 dan terselenggara atas kerjasama Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) IPB dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 175 orang yang terdiri atas petani, kepala desa/lurah, dan pengurus posyandu dari 17 desa/kelurahan lingkar kampus; wakil walikota Bogor, dinas terkait, swasta, himpunan alumni IPB, dan pimpinan serta sivitas akademika IPB.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala LPPM IPB, Dr. Prastowo, M.Eng dan sambutan dari Rektor IPB, Prof.Dr.Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc. Peluncuran inovasi IPB terpilih ditandai dengan penyerahan parcel inovasi kepada 3 kepala desa/lurah lingkar kampus, yaitu 1) Lurah Balumbang Jaya, Kec. Bogor Barat; 2) Kepala Desa Purwasari, Kec. Dramaga; 3) Kepala Desa Cihideung Ilir, Kec. Ciampea. Parcel inovasi IPB juga diserahkan kepada perwakilan swasta, Ibu Novelita (PT Antam Tbk), dan wakil walikota Bogor, Bapak Usmar Hariman. Bakti sosial IPB di 17 desa/kelurahan lingkar kampus ditandai dengan pemberian alat semprot dan alat fogging kepada 3 perwakilan desa/kelurahan. Pada kesempatan tersebut wakil walikota Bogor juga memberikan sambutan setelah menerima parcel inovasi dari IPB yang berisi buku profil 44 Inovasi IPB, buku Varietas Unggul IPB dan beberapa produk inovasi IPB yaitu benih cabai CH3, benih papaya, benih padi 3S/4S, pupuk hayati Biohara plus, permen cajuput (minyak kayu putih) dan beras analog.

Acara peluncuran inovasi IPB terpilih dan bakti sosial lingkar kampus dilengkapi dengan pameran inovasi IPB dan menampilkan empat mobil klinik IPB, yaitu mobil klinik tanmanan, mobil klinik kesehatan hewan, mobil klinik peternakan, dan mobil klinik curhat. Selain berdiskusi di mobil klinik dan stand pameran, para peserta petani juga dapat berdiskusi pada acara talkshow yang menghadirkan empat nara sumber, yaitu Dr. Widodo (Pakar Klinik Tanaman IPB), Prof. Dr. Erika Budiarti Laconi (Pakar Peternakan IPB), Dr. drh. Koekoeh Santoso (Pakar Kesehatan Hewan IPB), dan Prof. drh. Rizal Damanik, PhD (Pakar Gizi dan Kesehatan Manusia IPB). Acara talkshow tersebut dipandu oleh Dr. Ir. Syarifah Iis Aisyah (Direktur Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni IPB).

44 Inovasi IPB yang diluncurkan hari ini merupakan inovasi IPB terpilih dalam 106 Inovasi Indonesia yang diselenggarakan oleh Business Innovation Center (BIC) dengan dukungan dari Kementerian Negara Riset dan Teknologi (Kemenristek). Keikutsertaan IPB dalam program 100 plus Inovasi Indonesia merupakan salah satu ajang untuk mempromosikan inovasi IPB di tingkat nasional.  Selama 7 (tujuh) tahun berturut-turut mengikuti program 100 plus Inovasi Indonesia yang diselengarakan sejak tahun 2008, IPB mendominasi daftar Karya Inovatif Indonesia Paling Prosfektif, dari total 721 inovasi Indonesia sebanyak 278 inovasi merupakan karya inovatif yang dihasilkan oleh para inovator IPB atau sekitar 38,56 %.

Capaian tersebut tentu saja merupakan kebanggaan tersendiri bagi IPB. Meskipun demikian, IPB menyadari sepenuhnya bahwa masih diperlukan upaya lebih untuk menindaklanjuti capaian tersebut agar dapat diaplikasikan di masyarakat. Upaya-upaya yang dilakukan tidak hanya bersifat strategis tetapi juga teknis, berkelanjutan, dan terintegrasi atau bersinergi diantara pihak-pihak yang terkait, yaitu perguruan tinggi atau lembaga litbang, industri, pemerintah, dan masyarakat atau dikenal dengan ABGC (Academic-Business-Government-Community).

Penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih disampaikan kepada seluruh inovator IPB yang telah bekerja keras dalam menghasilkan inovasi.  Semoga peluncuran inovasi IPB terpilih ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat dan berbagai pihak terkait sebagai salah satu upaya IPB untuk diseminasi dan difusi inovasi dalam mendukung pengarusutamaan pertanian. (MHW)